01893 2200217 4500001002100000005001500021007000300036008004100039020002200080035002000102082001100122084001800133100001400151245006900165250000600234260006200240300002600302520129400328650003701622990001601659INLIS00000000000034120240110021715ta240110 g 0 ind  a978-602-95497-6-8 a0010-0124000070 a633.34 a633.34 TAU i1 aTaufiq, A1 aIdentifikasi Masalah Keharaan Tanaman Kedelai /cAbdullah Taufik a- aMalang :bBalai Penelitian Tanaman Kacang dan Umbi,c2014 aiv, 33 hlm ;c17,7 cm aPemerintah telah mencanangkan pencapaian swasembada beras, jagung, dan kedelai pada tahun 2017. Di samping melalui perluasan areal tanam, peningkatan produksi nasional dicapai melalui intensifikasi untuk meningkatkan produktivitas. Potensi produktivitas varietas unggul kedelai kita sesungguhnya cukup tinggi, bisa mencapai lebih dari 2,5 ton per hektar. Akan tetapi karena budi daya di tingkat petani belum optimal, produktivitas rata-rata kedelai di tingkat nasional masih sekitar 1,4 ton per hektar. Salah satu unsur budi daya kedelai yang sangat menentukan produktivitas adalah pengelolaan hara tanaman. Untuk itu diperlukan pengetahuan tentang keharaan untuk tanaman kedelai agar masalah yang muncul di lapangan dapat diidentifikasi dengan tepat dan segera diatasi. Buku Identifikasi Masalah Keharaan Tanaman Kedelai ini disusun secara praktis dan diperkaya dengan hasil penelitian Balitkabi di banyak lokasi. Penyertaan gambar dan foto diharapkan akan lebih meningkatkan pemahaman masalah hara pada kedelai di lapangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada penulis dan peneliti terkait atas usaha kerasnya menyusun dan menyelesaikan penerbitan buku ini. Mudah-mudahan buku ini memperkaya khazanah pengetahuan dan mendorong upaya meningkatkan produktivitas kedelai di tanah air. 4aKedelai, Hara Tanaman, Pemupukan a00000000420