<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000003204</controlfield>
  <controlfield tag="005">20260707034705</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0726000003</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">260707                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-623-8026-15-9</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Rudy Harisyah Alam</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Dinamika Ekstremisme Kekerasan di Indonesia :</subfield>
   <subfield code="b">Studi Kasus di Provinsi Lampung , Banten, dan Jawa Barat /</subfield>
   <subfield code="c">Rudy Harisyah Alam</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan Pertama</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Arti Bumi Intaran,</subfield>
   <subfield code="c">2022</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">118 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">- ;</subfield>
   <subfield code="c">14,5 x 21 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Dinamika Ekstremisasi Kekerasan di Indonesia</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Novi Dwi Nugroho</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Sapto Priyanto Ismail</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Fikriya Malihah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Marpuah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Serangan teror yang dilakukan kelompok-kelompok ekstrem kekerasan terus menjadi ancaman bagi keamanan Indonesia. Meski tidak terlihat di permukaan, kelompok-kelompok ekstremis kekerasan itu terus melakukan konsolidasi dan persiapan untuk dapat melancarkan serangan teror  pada momen yang tepat. Keberadaan kelompok ekstremisasi kekerasan dan individu-individu yang terafiliasi dengannya terlihat masih kokoh, yang dibuktikan dengan terus terjadinya penangkapan terduga teroris di berbagai tempat di Indonesia oleh aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian RI (Densus 88 AT Polri)&#13;
&#13;
Buku ini menyajikan sebagian temuan penelitian mengenai Dinamika Ekstremisasi Kekerasan di Indonesia yang dilaksanakan tim peneliti Balai Litbang Agama Jakarta pada awal 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi mutakhir keberadaan kelompok-kelompok estremisasi kekerasan, khususnya yang mengarah pada terorisme , kemudian dinamika kelompok tersebut dari segi pemikiran , aksi, dan organisasi, serta faktor-faktor penting yang memengaruhi dinamika tersebut. Studi kasus dilakukan di tiga provinsi yang memiliki risiko tinggi dalam perkembangan kelompok-kelompok  ekstremisasi kekerasan, yaitu; Lampung, Banten, dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
Di antara temuan penting riset ini adalah; dari segi organisasi, kelompok ekstremisasi kekerasan mengalami perubahan dari bemtuk organisasi terstruktur ke kelompok-kelompok kecil yang mandiri; dari segi pemikiran, meski pokok-pokok  doktrin keagamaan yang digunakan relatif sama, namun segi ini mengalami pendalaman  radikalisasi dari segi penasfsiran ; dan yang terakhir dari segi aksi, serangan yang dilancarkan  kelompok ekstremisasi kekerasan yang mengarah  pada terorisme mengalami perubahan dari serangan yang bersifat selektif, baik dari segi metode, sasaran, maupun dampak yang hendak ditimbulkan, menjadi serangan yang dilakukan dengan metode dan target serampangan, dengan dampak kekerasan secara umum relatif lebih rendah dari model serangan terdahulu.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="651" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Studi Kasus di Provinsi Lampung, Banten, dan Jawa Barat</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
