01612 2200217 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082000800122084001400130100002500144245006700169250000600236260003600242300002900278650002100307520105000328990001601378INLIS00000000000318420260423031658 a0010-0426000009ta260423 g 0 ind  a978-979-582-400-8 a631 a631 SUL m1 aSulaiman, Andi Amran1 aMeritokrasi Mendukung Swasembada Pangan /cAndi Amran Sulaiman a- aBogor :bPertanian Press,c2025 a139 hlm :bilus ;c21 cm 4aKetahanan Pangan aSwasembada pangan merupakan cita-cita strategis bangsa dalam rangka mencapai kedaulatan dan ketahanan pangan nasional. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan sistem tata kelola yang tidak hanya bergantung pada sumber daya alam dan teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Di sinilah prinsip meritokrasi memegang peranan penting. Di Kementerian Pertanian, implementasi meritokrasi memiliki relevansi yang krusial. Meritoktrasi diharapkan menjadi landasan dalam pengambilan kebijakan dan penugasan agar sektor pertanian mampu dikelola oleh individu-individu yang benar-benar berkompeten dan berdedikasi. Landasan tersebut akan mendukung tercapainya tujuan strategis Kementerian Pertanian dan sebagai kunci fundamental untuk membangun birokrasi yang tangguh, efisien, dan responsif terhadap tantangan v pertanian Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia serta mendukung pertanian berkelanjutan. a00000002915