<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000252</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240724105507</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1123000056</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">240724                f          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Widianta, I Gusti Made</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Petunjuk Teknis Teknologi Padi Jajar Legowo Super /</subfield>
   <subfield code="c">I Gusti Made Widianta</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bali :</subfield>
   <subfield code="b">Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali,</subfield>
   <subfield code="c">2016</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">20 Hlm ;</subfield>
   <subfield code="c">20,9 CM</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Saat ini rataan produktivitas padi nasional adalah 5,28 ton/ha, dengan total produksi 75,360 juta ton. Dilain pihak Kementerian pertanian pada tahun 2016 mentargetkan produksi padi nasional sebesar 76,266 juta ton. Data tersebut menunjukkan adanya kesenjangan produksi sebesar 906 juta ton, dari luas lahan sebanyak. 14.117 juta ha. Aspek yang menjadi perhatian dalam peningkatan produksi padi tersebut adalah peningkatan efisiensi dan pelsetarian lingkungan karena berkaitan dengan daya saing produksi berkelanjutan.&#13;
&#13;
Belajar dari pengalaman pengembangan inovasi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah, maka Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan produksi dan pendapatan petani tanpa merusak kualitas lahan dan lingkungan. Inovasi tersebut dikenal dengan teknologi Jajar Legowo Super.&#13;
&#13;
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali sebagai UPT Balitbangtan di daerah mempunyai tugas untuk menyebarluaskan hasil- hasil penelitian dalam bentuk paket teknologi pertanian termasuk teknologi jajar legowo super secara benar. Terkait dengan hal tersebut, maka disusun petunjuk pelaksanaan teknologi jajar legowo.&#13;
&#13;
Buku petunjuk teknologi budidaya padi jajar legowo super ini, diharapkan dapat digunakan sebagai acuan bagi para pihak yang akan menerapkan teknologi tersebut.&#13;
Belajar dari pengalaman pengembangan inovasi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah, maka Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan produksi dan pendapatan petani tanpa merusak kualitas lahan dan lingkungan. Inovasi tersebut dikenal dengan teknologi Jajar Legowo Super.&#13;
&#13;
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali sebagai UPT Balitbangtan di daerah mempunyai tugas untuk menyebarluaskan hasil- hasil penelitian dalam bentuk paket teknologi pertanian termasuk teknologi jajar legowo super secara benar. Terkait dengan hal tersebut, maka disusun petunjuk pelaksanaan teknologi jajar legowo.&#13;
&#13;
Buku petunjuk teknologi budidaya padi jajar legowo super ini, diharapkan dapat digunakan sebagai acuan bagi para pihak yang akan menerapkan teknologi tersebut</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">633.18</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">633.18  WID p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Padi -- Pengolahan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Rak Petunjuk Teknis</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="651" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Pengolahan Padi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="651" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Legowo Padi Super</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">00000000054</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">00000000059</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
