<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000001127</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240726091303</controlfield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">240726                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">979-3566-45-0</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0224000097</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">668.82</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">668.82 SUD p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Sudaryanto Tahlim</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Pandangan pusat analisis sosial ekonomi dan kebijakan pertanian terhadap kinerja kebijkaan subsidi pupuk selama ini dan perbaikinya ke depan /</subfield>
   <subfield code="c">Tahlim Sudaryanto</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bogor :</subfield>
   <subfield code="b">Pusat analisis sosial ekonomi dan kebijakan pertanian,</subfield>
   <subfield code="c">2005</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">34 hlm :</subfield>
   <subfield code="b">ill ;</subfield>
   <subfield code="c">22 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Sejak tahun 1982. PSEKP telah banyak melakukan penelitian pupuk. Berbagai topik yang didalami dari seluruh penelitian tersebut, umumnya adalah tentang aspek penggunaan pupuk struktur permintaan pupuk, kelembagaan pemasaran atau distribusi pupuk, proyeksi kebutuhan pupuk, harga pupuk di ungkat petani, serta dampak pengurangan subsidi dan pengaruh kenaikan harga terhadap penggunaan dan keuntungan usahatan?. Beberapa di antara topik tersebut berulang kali diteliti, karena permasalahan pupuk memiliki dinamika yang cepat&#13;
&#13;
dan variatif. Tingginya dinamika permasalahan pupuk di Indonesia disebabkan karena pupuk merupakan salah satu input penting, setelah diperkenalkannya penggunaan pupuk secara intensif dalam paket teknologi usahatani mulai dari Program Inum. Insus dan Supra Insus.&#13;
&#13;
Pada awalnya, ketika petant baru mengenal pupuk, harga pupuk relatif terjangkau, karena adanya subsidi yang cukup besar. Namun kemudian, seiring nuansa liberalisme, subsidi pupuk dikurangi bahkan dihilangkan, dimana pupuk menjadi komoditas pasar bebas. Namun kemudian, pupuk kembali diberikan subsidi dan distribusinya pun ditata. Pada dasarnya kebijakan subsidi dan sistem distribusi pupuk dibuat amat komprehensif, akan tetapi fakta di lapang menunjukkan bahwa sering terjadi fenomena langka pasok dan lonjak harga di atas&#13;
&#13;
HET yang ditetapkan. Buku ini dapat dipandang sebagai upaya mendokumentasikan berbagai hasil penelitian serta masukan-masukan yang telah diberikan PSEKP tentang permasalahan pupuk. Meskipun sampai saat ini persoalan pupuk belum memiliki kebijakan yang stabil, namun buku ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang apa yang sudah terjadi selama ini dan masukan perbaikan ke depan. Seringkali kondisi yang dihadapi adalah permasalahan yang sesungguhnya sebelumnya sudah pernah terjadi. Inilah alasan pokok yang mendasari perlunya disusun buku ini.&#13;
&#13;
Mudah-mudaisan buku ini dapat berguna bagi berbagai pihak, khususnya pengambil kebijakan yang terkait dengan input pupuk. Kritik dan saran dari pembaca sangat kami hargal, sebagai upaya untuk menyempurnakan pemahaman kita terhadap permasalahan pupuk, dan dunia pertanian pada umumnya.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Ekonomi dan kebijakan pertanian</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Rak Sosial Ekonomi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">00000001264</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
